4.3. Petunjuk Pengisian Buku Inventaris

Buku Inventaris dicetak dalam 4 (empat) warna:
- Putih pada UPB.
- Hijau muda pada PPBI.
- Kuning muda pada PBI.
- Ros pada PEBIN.

(1) Petunjuk Pengisian Buku Inventaris Kantor/Satuan Kerja/Proyek
Penjelasan Umum :
- Buku Inventaris hanya dibuat 1(satu) kali dimana seluruh barang milik/kekayaan negara dibukukan sebagai saldo awal. Selanjutnya Buku Inventaris hanya diisi setiap ada mutasi T/K (T=pertambahan;K=pengurangan).
- Buku Inventaris dibuat 2 (dua)rangkap; 1(satu) rangkap untuk arsip UPB dan 1 (satu) rangkap lainnya dikirim kepada kantor atasan UPB (PPBI).
- Buku Inventaris terdiri atas lembaran-lembaran. Tiap lembaran diisi barang per sub- sub kelompok dalam sub kelompokyang sama.


Cara Pengisian
1. Sebelah kiri atas : UPB diisi dengan nama kantor/satuan kerja/proyek yang secara teknis operasional administratif dan organisatoris langsung memakai atau mengurus barang-barang yang dimaksud.
Misalnya:
-Biro Umum-Sekretariat Jendral
-Sekretaris Dirjen Moneter Dalam Negeri
-Sekretaris Kanwil DJA Medan
-Kantor Kas Negara Bukittinggi.
2. Tengah atas : Daftar Inventaris diisi dengan nama sub kelompok barang yang akan kita bukukan pada form tersebut.
Misalnya:
Kendaraan dinas bermotor perorangan meubelair dan lain sebagainya. Untuk penyebutan: bidang, kelompok, sub kelompok dan sub-sub kelompok agar dilihat pada Tabel "kode barang" .
3. Lajur 1 : diisi nomor urut pendaftaran.
4. Lajur 2 : Cukup jelas.
5. Lajur 3 : diisi dengan nama barang inventaris yang dibukukan per sub-sub kelompok.
6. Lajur 4 :
- Waktu pengisian saldo awal, dikosongkan saja kalau belum ada nomor kodenya;
- mutasi : diisikan nomor kode sesuai dengan nomor registrasi yang telah ditetapkan.
7. Lajur 5 :
- Saldo awal kosongkan;
- Diisi dengan merk dan tipe barang.
8. Lajur 6 :
- Saldo awal, kosongkan;
- Mutasi diisi : T untuk penambahan K untuk pengurangan.
9. Lajur 7 :
- Saldo awal kosongkan;
- Jika ada mutasi, diisi dengan sebab adanya T/K (beli,hibah, penghapusan dan lain sebagainya).
10. Lajur 8 :
- Saldo awal, diisi dengan jumlah seluruh barang sejenis;
- Mutasi, diisi per jenis barang yang mempunyai merk/nomor dan secara kesatuan untuk barang yang tidak mempunyai merk (kursi, lemari dan lain sebagainya).
11. Lajur 9 :
- Saldo awal kosongkan;
- Jika ada mutasi diisi harga beli/harga taksiran untuk T dan harga buku untuk K.
Kalau menemui kesulitan dalam melakukan penaksiran harga maka dapat dimintakan bantuan pada :
-Cipta Karya/PU untuk harga bangunan;
-Daftar Tarip Pajak Kendaraan (SWP3D) untuk harga kendaraan bermotor/darat;
-Syahbandar untuk kapal dan lain sebagainya.
12. Lajur 10 :
- Saldo awal, diisi dengan harga pembukuannya yang ada pada
daftar inventaris tahun lalu.
- mutasi, diisi dengan harga pembelian, harga buku atau harga penaksiran.
13. Lajur 11 :
- Diisi dengan keterangan yang perlu diketahui, misalnya :
-Saldo awal.
-dibeli dengan DIP no.
-hibah dengan berita acara no.
-dihapuskan dengan Keputusan Menteri Keuangan no.
-dan lain sebagainya





DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UPB ..........................................................

BUKU INVENTARIS

Nomor Urut

Tanggal Pembukuan

Nama Barang

Tanda Pengenal Barang

Penambahan/ Pengurangan

Jumlah Barang

Harga

Keterangan

Nomor Kode

Merk/Type

T/K

Uraian

Satuan

Jumlah

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11





















































































































































(2) Petunjuk Pengisian Buku Inventaris Kanwil
Penjelasan Umum
- Buku Inventaris hanya dibuat 1 kali setelah PPBI menerima seluruh Buku Inventaris UPB. Selanjutnya hanya diisi jika ada mutasi T/K.
- Buku Inventaris dibuat 2(dua) rangkap, 1(satu)rangkap untuk arsip PPBI dan 1(satu) rangkap lainnya dikirim kepada atasan PPBI.
- Buku Inventaris terdiri atas lembaran-lembaran, tiap lembar diisi dengan barang
dalam sub kelompok dari kelompok yang sama.


Cara Pengisian
1. Kiri atas : PPBI diisi dengan nama PPBI yang secara tehnis operasional, administratif dan organisatoris langsung bertanggungjawab atas barang-barang tersebut. Misalnya:
-Kanwil VII DJPKN Palembang.
-Kanwil BUPN Ujung Pandang.
2. Tengah Atas : Daftar Inventaris diisi dengan nama kelompok barang yang akan dimuat dalam lembar buku inventaris tersebut.
Misalnya:
-Alat angkut darat bermotor;
-Alat Rumah Tangga;
-dan lain sebagainya.
3. Lajur 1 : Diisi dengan nomor urut pembukuan.
4. Lajur 2 : Cukup jelas.
5. Lajur 3 : Diisi dengan nama UPB yang barangnya dibukukan. Misalnya:
-KAN Tanjungkarang;
-KPAN Jambi;
-dan lain sebagainya.
6. Lajur 4a : Diisi dengan nama sub kelompok barang, sesuai dengan daftar yang
dibuat oleh UPB misalnya "Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan" "meubelair"dsb.
7. Lajur 4b : Diisi dengan kode sub kelompok.
8. Lajur 5a :
- Saldo awal, kosongkan;
- Mutasi diisi : T untuk pertambahan K untuk pengurangan.
9. Lajur 5b :
- Saldo awal kosongkan;
- Jika ada mutasi : diisi dengan sebab terjadinya mutasi (beli,hibah, penghapusan dan lain sebagainya).
10. Lajur 6 :
- Saldo awal diisi dengan jumlah barang seluruhnya.
- Jika ada mutasi: diisi dengan jumlah barang yang dimutasikan berdasarkan sub Kelompok.
11. Lajur 7 :
- Saldo awal : diisi dengan harga pembukuan yang ada berdasarkan
daftar inventaris yang telah lalu (telah dibuat oleh UPB).
- Jika ada mutasi:diisi dengan harga beli/taksiran(telah dibuat UPB).
12. Lajur 8 :
- Diisi dengan keterangan yang diperoleh mulai :
-Saldo awal;
-dibeli dengan DIP No.
-hibah dengan berita acara No.
-dihapuskan dengan Keputusan Menteri Keuangan no.
-dan lain sebagainya.




DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UPB ..........................................................

BUKU INVENTARIS WILAYAH

Nomor Urut

Tanggal Pembukuan

Buku Inventaris Kantor/UPB

Barang

Penambahan/ Pengurangan

Banyaknya

Harga Dalam Ribuan Rp.

Keterangan

Sub Kelompok

KodeSub Kelompok

T/K

Uraian

1

2

3

4a

4b

5a

5b

6

7

8







































































































































(3) Petunjuk Pengisian Buku Inventaris Eselon I
Penjelasan Umum
- Buku Inventaris Eselon I hanya dibuat 1 kali setelah PBI menerima seluruh Buku Inventaris Kanwil dari PPBI dalam lingkungannya.
- Selanjutnya Buku Inventaris Eselon I hanya diisi setiap ada mutasi T/K.
- Buku Inventaris dibuat 2(dua) rangkap, 1 (satu) untuk arsip PBI dan 1 (satu) rangkap lainnya dikirim kepada PEBIN.
- Buku Inventaris Eselon I terdiri atas lembaran-lembaran. Tiap lembar diisi dengan barang dalam kelompok dari bidang yang sama.
Misalnya:
-Alat angkut darat bermotor;
-Alat rumah tangga;
-dan lain sebagainya.


Cara Pengisian
1. Kiri atas : PBI ...... diisi dengan nama PBI yang secara tehnis operasional, administratif dan organisatoris langsung bertanggung jawab atas barang tersebut.
Misalnya :
-Direktorat Jendral Pengawasan Keuangan Negara;
-dan sebagainya.
2. Tengah Atas : Daftar Inventaris ...... diisi dengan nama bidang barang yang dibukukan dalam lembaran Buku Inventaris.
Misalnya:
-Alat angkutan;
-Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga;
-dan sebagainya.
3. Lajur 1 : Diisi dengan nomor urut pembukuan.
4. Lajur 2 : Cukup jelas.
5. Lajur 3 : Diisi dengan nama Kanwil/PPBI yang barangnya dibukukan.
-Kanwil DJPKN Palembang;
-dan sebagainya.
6. Lajur 4a : Diisi dengan nama barang dalam kelompok .
7. Lajur 4b : Diisi dengan kode kelompok.
8. Lajur 5a :
- Saldo awal, kosongkan;
- Jika ada mutasi, diisi:
T untuk pertambahan;
K untuk pengurangan.
9. Lajur 5b :
- Saldo awal kosongkan;
- Jika ada mutasi : diisi dengan sebab terjadinya mutasi (beli,hibah, penghapusan dan lain sebagainya).
10. Lajur 6 : Diisi dengan jumlah barang.
11. Lajur 7 :
- Saldo awal, diisi dengan harga buku sesuai pada daftar inventaris
tahun lalu (dibuat oleh PBI).
- Jika ada mutasi, diisi dengan harga beli atau harga taksiran (telah dibuat oleh PPBI).
12. Lajur 8 :
- Diisi dengan keterangan yang diperlukan.
Misalnya:
-Saldo awal;
-Dibeli dengan DIP No.;
-Hibah dengan berita acara No.;
-Penghapuskan dengan Keputusan Menteri Keuangan no.;
-dan sebagainya.



DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UPB ..........................................................

BUKU INVENTARIS UNIT ESELON I

Nomor Urut

Tanggal Pembukuan

Buku Inventaris Wilayah/PPBI

Barang

Penambahan/ Pengurangan

Banyaknya

Harga Dalam Ribuan Rp.

Keterangan

Kelompok

KodeKelompok

T/K

Uraian

1

2

3

4a

4b

5a

5b

6

7

8







































































































































(4) Petunjuk Pengisian Buku Inventaris Departemen Keuangan
Petunjuk Umum
- Buku Inventaris Departemen Keuangan hanya dibuat 1 kali setelah PEBIN menerima
seluruh Buku Inventaris Eselon I dari PBI.
- Selanjutnya Buku Inventaris Departemen Keuangan hanya diisi setiap ada mutasi
T/K.
- Buku Inventaris dibuat 2(dua) rangkap, 1 (satu) untuk arsip, 1 (satu) rangkap dikirim kepada Ditjen PKN cq. Dit. Pembukuan Keuangan Negara.
- Buku Inventaris terdiri atas lembaran-lembaran tiap lembaran diisi
dengan barang dalam kelompok dari bidang yang sama.



Cara Pengisian
1. Tengah Atas : Daftar Inventaris ...... diisi dengan nama bidang barang yang dibukukan dalam lembaran Buku Inventaris, misalnya:
-Alat angkutan;
-Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga;
-dan sebagainya.
2. Lajur 1 : Diisi dengan nomor urut pembukuan.
3. Lajur 2 : Cukup jelas.
4. Lajur 3 : Diisi dengan nama Eselon I/PBI yang barangnya dibukukan, misalnya:
-Inspektorat Jendral;
-Badan Pendidikan dan Latihan Keuangan.
5. Lajur 4a : Diisi dengan nama barang dalam kelompok.
6. Lajur 4b : Diisi dengan kode kelompok.
7. Lajur 5a :
- Saldo awal, kosongkan;
- Mutasi,
T = pertambahan;
K = pengurangan.
8. Lajur 5b :
- Saldo awal kosongkan;
- Jika ada mutasi : diisi dengan sebab terjadinya mutasi (beli,hibah, penghapusan, dan sebagainya).
9. Lajur 6 : Diisi dengan jumlah barang.
10. Lajur 7 :
- Saldo awal : diisi dengan harga buku sesuai pada daftar inventaris
tahun lalu;
- Jika ada mutasi, diisi dengan harga beli/harga taksiran (telah dibuat oleh PBI).
11. Lajur 8 :
- Diisi dengan keterangan yang diperlukan.
Misalnya:
-Saldo awal;
-Dibeli dengan DIP No.;
-Hibah dengan Berita Acara No.;
-Penghapuskan dengan Keputusan Menteri Keuangan no.;
-dan sebagainya.




DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UPB ..........................................................

BUKU INVENTARIS DEPARTEMEN

Nomor Urut

Tanggal Pembukuan

Buku Inventaris Eselon I/ PBI

Barang

Penambahan/ Pengurangan

Banyaknya

Harga Dalam Ribuan Rp.

Keterangan

Kelompok

KodeKelompok

T/K

Uraian

1

2

3

4a

4b

5a

5b

6

7

8





































































































































Halaman selanjutnya 4.4. Petunjuk Pengisian Lembaran Mutasi