Nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa Bank Syariah dan/atau UUS.
Nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa Bank Syariah dan/atau UUS.
Ditemukan dalam UU 21 TAHUN 2008Nasabah Investor adalah Nasabah yang menempatkan dananya di Bank Syariah dan/atau UUS dalam bentuk Investasi berdasarkan Akad antara Bank Syariah atau UUS dan Nasabah yang bersangkutan.
Ditemukan dalam UU 21 TAHUN 2008Nasabah Penyimpan adalah Nasabah yang menempatkan dananya di Bank Syariah dan/atau UUS dalam bentuk Simpanan berdasarkan Akad antara Bank Syariah atau UUS dan Nasabah yang bersangkutan.
Ditemukan dalam UU 21 TAHUN 2008Nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa LPEI.
Ditemukan dalam 143/PMK.010/2009 dan 208/PMK.06/2021Nasabah Investor adalah nasabah yang menempatkan dananya di bank syariah dan/atau unit usaha syariah dalam bentuk investasi berdasarkan akad antara bank syariah atau unit usaha syariah dan nasabah yang bersangkutan.
Ditemukan dalam 136/PMK.03/2011Pembiayaan adalah kredit dan/atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah yang disediakan oleh LPEI.
Ditemukan dalam 200/PMK.05/2017Pembiayaan adalah kredit dan/atau pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah yang disediakan oleh LPEI.
Ditemukan dalam 140/PMK.010/2009Nasabah Penyimpan adalah nasabah yang menempatkan dananya di bank syariah dan/atau unit usaha syariah dalam bentuk Simpanan berdasarkan akad antara bank syariah atau unit usaha syariah dan nasabah yang bersangkutan. 3
Ditemukan dalam 136/PMK.03/2011Nasabah adalah orang atau badan usaha yang menggunakan Pembiayaan Ekspor.
Ditemukan dalam 200/PMK.05/2017Simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh Nasabah kepada Bank Syariah dan/atau UUS berdasarkan Akad wadi’ah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah dalam bentuk Giro, Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
Ditemukan dalam UU 21 TAHUN 2008